Tim Nasional Saint Kitts and Nevis akan menghadapi Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Namun, di balik persiapan tim berjuluk The Sugar Boyz tersebut, terselip satu sosok yang sangat akrab dengan atmosfer sepak bola Tanah Air: Vitor Tinoco.

Vitor Tinoco, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Saint Kitts and Nevis, diketahui memiliki rekam jejak panjang di Indonesia. Ia pernah mengasuh Barito Putera dan saat ini masih aktif sebagai asisten pelatih di Persik Kediri sejak Juli 2025.

Pria berusia 42 tahun itu mengungkapkan bahwa keterlibatannya di tim nasional Saint Kitts and Nevis berawal dari tawaran langsung pelatih kepala, Marcelo Serrano. “Ya, dulu saya sama coach Marcelo Serrano di Timnas Brasil, kami bersama tim U-15 di sana. Jadi dia ke sini dia langsung menghubungi saya dan meminta bantuan kepada saya,” jelas Vitor Tinoco.

Meski kini berada di skuad Saint Kitts and Nevis, Vitor Tinoco menegaskan statusnya di Persik Kediri tidak berubah. “Saya tetap di Persik, saya tidak keluar di Persik. Sampai sekarang masih di Persik. Jadi saya minta izin untuk bisa bantu coach Marcelo,” ujarnya.

Selama sembilan tahun berkarier di Indonesia, pelatih asal Brasil ini telah memahami seluk beluk sepak bola nasional. Kemampuannya berbahasa Indonesia dengan fasih menjadi nilai tambah yang signifikan, berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Saint Kitts and Nevis menjelang laga kontra Timnas Indonesia.

Marcelo Serrano sendiri telah banyak bertanya kepada Vitor Tinoco mengenai kondisi sepak bola Indonesia. “Iya, tadi dia tanya bagaimana stadion kalau main penuh atau tidak, dan tanya suasana di sini juga. Kita bahas banyak soal ini,” papar Vitor. Ia menambahkan bahwa pelatih kepala Saint Kitts and Nevis itu juga mengantisipasi antusiasme tinggi pendukung Timnas Indonesia.

Pertandingan perdana FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dan Saint Kitts and Nevis dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.