Final FA Cup musim 2025/2026 akan menyajikan pertarungan sengit antara dua raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea FC dan Manchester City F.C. Laga puncak ini dijadwalkan berlangsung di Wembley Stadium pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 21.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di penghujung musim, mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara.
Manchester City memasuki final dengan kepercayaan diri tinggi, didukung performa yang konsisten sepanjang musim. Tim asuhan Pep Guardiola bahkan masih berpeluang menyapu bersih trofi domestik setelah sebelumnya berhasil menjuarai Carabao Cup. Oleh karena itu, City tetap diunggulkan di atas kertas.
Di sisi lain, Chelsea menjalani musim yang fluktuatif. Performa The Blues sempat tidak stabil di beberapa kompetisi, namun mereka berhasil melangkah hingga final FA Cup. Kondisi ini justru seringkali membuat Chelsea menjadi tim yang berbahaya, sebab mereka dapat tampil tanpa beban tekanan yang berlebihan.
Duel Kunci Penentu Juara
Laga final seperti ini tidak hanya ditentukan oleh strategi tim secara keseluruhan, tetapi juga oleh pertarungan individu antar pemain di lapangan. Beberapa duel krusial diyakini akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara.
Salah satu duel paling menarik akan tersaji di sisi kanan pertahanan Chelsea, di mana Reece James akan berhadapan langsung dengan winger cepat milik Manchester City, Jérémy Doku. Doku sedang dalam performa terbaiknya dan kerap menjadi pembeda bagi City dalam beberapa pertandingan terakhir. Kecepatan dan kelincahannya jelas berpotensi merepotkan lini belakang Chelsea.
Namun, Reece James bukanlah lawan yang mudah. Meskipun baru pulih dari cedera, kapten Chelsea ini dikenal memiliki fisik yang kuat dan agresif dalam bertahan. Apabila James gagal menghentikan pergerakan Doku, sisi kanan pertahanan Chelsea dapat menjadi sasaran empuk serangan City sepanjang pertandingan.
Selain itu, pertarungan berat juga akan terjadi antara bek muda Levi Colwill dan mesin gol Manchester City, Erling Haaland. Haaland datang ke final dengan performa yang sangat impresif, setelah berhasil mencetak tujuh gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya.
Colwill sendiri baru saja pulih dari cedera dan langsung dihadapkan pada ujian besar di partai final. Menghadapi striker sekaliber Haaland jelas bukan tugas yang mudah, apalagi dengan tekanan yang berbeda di final FA Cup dibandingkan laga biasa.




