Era kejayaan kembali ke pangkuan Toyota setelah pabrikan asal Jepang itu berhasil menjuarai balap ketahanan bergengsi Le Mans 24 Jam (24 Hours of Le Mans) yang berlangsung di Sirkuit La Sarthe, Prancis, akhir pekan kemarin. Kemenangan ini memutus rekor tiga kali juara beruntun milik Ferrari yang mendominasi pada tahun 2023, 2024, dan 2025.

Terakhir kali Toyota meraih gelar juara di ajang ini adalah pada tahun 2022. Kemenangan di Le Mans 24 Jam 2026 ini sekaligus menjadi yang ke-51 bagi Toyota dalam ajang FIA World Endurance Championship (WEC).

Strategi Jitu di Balik Kemenangan Dramatis

Kunci keberhasilan Toyota kali ini terletak pada strategi yang apik dan performa pembalap yang luar biasa. Meskipun kedua mobil Toyota, yaitu #7 dan #8, harus memulai balapan dari posisi ke-14 dan ke-15 di kelas utama Hypercar, hal itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk bersaing di barisan depan.

Pada awal balapan, mobil Toyota #8 yang dikemudikan oleh trio Brendon Hartley, Ryō Hirakawa, dan Sébastien Buemi tampil memukau. Mereka sukses menyalip sejumlah pesaing, termasuk Cadillac #12 dan BMW #20, dan sempat memimpin jalannya lomba.

Namun, peta persaingan berubah setelah sebuah safety car keluar pada Minggu pagi. Momen ini dimanfaatkan secara optimal oleh tim Toyota #7 untuk bangkit kembali dan mengejar ketertinggalan, mengubah dinamika balapan secara signifikan.

Pertarungan Sengit Hingga Garis Finis

Trio pembalap Toyota #7, Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries, menunjukkan kegigihan luar biasa di paruh kedua balapan. Kobayashi tampil dengan kecepatan memukau, sementara de Vries melakukan manuver salip yang berani, termasuk aksi dramatis menyalip Cadillac #12 di tikungan ikonik Mulsanne.

Pertarungan spektakuler pun terjadi antara dua mobil Toyota, Cadillac #12, dan BMW #20. Pada akhirnya, Kamui Kobayashi sukses menjadi yang pertama melewati garis finis, mengamankan kemenangan bagi Toyota dengan selisih tipis hanya 10,913 detik dari BMW #20. Catatan ini menjadi finis terdekat dalam sejarah WEC, menambah dramatisasi kemenangan tersebut.

Posisi kedua ditempati oleh mobil BMW #20 yang dikendarai oleh Frijns, René Rast, dan Sheldon van der Linde. Sementara itu, podium ketiga menjadi milik mobil Toyota #8, mengungguli Cadillac #12 yang harus puas di posisi keempat. Nasib kurang beruntung dialami Cadillac, karena mereka terkena penalti drive-through akibat pelanggaran zona lambat dan dua kali pit stop darurat yang dinilai menggagalkan peluang mereka meraih kemenangan perdana di Le Mans.