Kontes Bandeng Kawak 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian tradisi Pasar Bandeng Kabupaten Gresik siap digelar hari ini, Senin (16/3/2026). Acara tahunan ini akan menampilkan bandeng-bandeng berukuran raksasa hasil budidaya petambak lokal, dengan tiga peserta utama yang telah dipastikan ikut meramaikan.

Salah satu daya tarik utama kontes ini adalah kehadiran bandeng yang berusia hingga 18 tahun. Para petambak di Gresik dikenal telah bertahun-tahun melakukan perawatan khusus untuk menghasilkan bandeng dengan ukuran jumbo.

Tiga Peserta Utama Siap Bersaing

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, Ratna Heri Sulistyowati, mengonfirmasi partisipasi tiga peserta dalam Kontes Bandeng Kawak tahun ini. “Peserta yang sudah terdata di antaranya Zainul Abidin dari Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, kemudian Syaifullah Mahdi dan Askin yang keduanya berasal dari Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah,” kata Ratna, Minggu (15/3/2026).

Ratna menambahkan bahwa proses penilaian lapangan telah dimulai sejak kemarin hingga hari ini. Bandeng-bandeng raksasa ini menjadi magnet utama dalam kontes yang selalu digelar setiap bulan Ramadan tersebut.

Simbol Kekayaan Budaya dan Perikanan Gresik

Kontes Bandeng Kawak tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi simbol kekayaan budaya dan potensi perikanan Kabupaten Gresik. Tradisi ini telah berlangsung sejak zaman Sunan Giri dan merupakan bagian penting dari rangkaian perayaan menjelang Idul Fitri.

Nantinya, akan dipilih tiga peserta terbaik sebagai juara. Puncak acara Kontes Bandeng Kawak 2026 akan dipusatkan di kawasan Bandar Grissee pada Senin malam ini.