Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan 126 titik Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) siap beroperasi. Kesiapan ini menyusul peresmian operasional 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak pada Sabtu (16/5/2026).
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik turut menghadiri peresmian massal tersebut secara virtual melalui aplikasi Zoom. Acara dipusatkan dari lokasi KDKMP Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil Miftahur Rahman, mengonfirmasi kesiapan operasional ratusan koperasi di wilayahnya. “Hari ini tanggal 16 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik plus seluruh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, ada 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia yang diresmikan operasionalnya oleh Bapak Presiden. Untuk Kabupaten Gresik, ada 126 KDKMP yang sudah clear untuk operasional,” ujar Achmad Washil.
Achmad Washil menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mematangkan keberlanjutan program ini. Sinergi lintas sektor bersama TNI-Polri dan instansi terkait akan terus dilakukan. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah berfokus memberikan pendampingan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pengelola KDKMP di Gresik.
“Konsep untuk pemerintah daerah, kita menyiapkan terkait dengan pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dari SDM, dari personalia yang ada di KDKMP, untuk bisa berproses di pelaksanaan operasional, pengadministrasian, sampai penjualan,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0817/Gresik Mayor Inf. Siari memberikan pemutakhiran data mengenai sisa target pembangunan fisik di lapangan. Menurutnya, masih ada dua skema progres fisik yang saat ini terus digenjot oleh jajaran TNI.
“Untuk progres yang belum, sekarang ada dua progres. Yang pertama yaitu masih progres penyiapan lahan, jadi ada 7 titik yang proses penyiapan lahan sehingga belum mulai pembangunan. Kemudian yang 126 titik tadi sudah progres pembangunan, rata-rata di atas 60 persen. Harapannya nanti pada saat bulan Agustus, seluruhnya progres terbangun itu sudah selesai tuntas 100 persen,” papar Mayor Inf. Siari.
Terkait pelaksanaan operasional secara menyeluruh, Mayor Inf. Siari menjelaskan bahwa operasional penuh masih menunggu pemenuhan fasilitas dari lini logistik pusat. Kendati gedung fisik rampung, instrumen toko harus dipastikan siap secara komprehensif.



