Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat bersama Cabang Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Jagasatru, Kota Cirebon, pada pekan pertama Ramadan 1447 Hijriyah atau tahun 2026. Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga jual komoditas sesuai ketentuan pemerintah dan ketersediaan pasokan tetap aman.
Pemantauan Minyakita dan Komoditas Pokok Lain
Salah satu komoditas utama yang menjadi fokus pemantauan adalah Minyakita. Bulog memastikan stok Minyakita di pasar aman dan harga jualnya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.
Selain Minyakita, sidak juga menyasar grosir dan agen sembako yang menyediakan kebutuhan pokok lainnya, seperti bawang putih, gula, dan tepung. Peninjauan ini dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan menjelang dan selama bulan Ramadan.
Fluktuasi Harga Cabai dan Daging Sapi
Dalam sidak tersebut, ditemukan adanya perbedaan harga pada komoditas cabai rawit merah. Beberapa pedagang menjual sekitar Rp 70.000 per kilogram, sementara yang lain menjual hingga sekitar Rp 100.000 per kilogram. Perum Bulog menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi agar harga cabai dapat distabilkan.
Sementara itu, harga daging sapi terpantau mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp 140.000 menjadi Rp 150.000 per kilogram. Meskipun ada kenaikan harga, Perum Bulog memastikan bahwa ketersediaan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan tetap aman dan tercukupi.




