Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprakirakan cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon pada Minggu, 19 Juli 2026, akan didominasi kondisi cerah sepanjang hari. Prakiraan ini mendukung berbagai aktivitas masyarakat di akhir pekan, mulai dari berolahraga, berwisata, hingga sekadar bersantai di luar ruangan bersama keluarga.
Prakiraan Cuaca Detil Cirebon
Berdasarkan data BMKG, cuaca cerah diprediksi terjadi dari pagi hingga malam hari di seluruh wilayah Cirebon Raya. Pada pagi hari, kondisi cerah berawan juga berpotensi terjadi, sementara pada malam hari cuaca diperkirakan berawan. Tidak ada potensi hujan signifikan yang diprakirakan pada hari tersebut, sehingga masyarakat dapat merencanakan aktivitas tanpa kekhawatiran diguyur hujan.
Suhu dan Kelembapan Udara
Suhu udara di Cirebon dan sekitarnya diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius. Pagi hari diprakirakan terasa hangat dengan suhu sekitar 22-24 derajat, kemudian suhu meningkat secara bertahap menjelang siang hingga mencapai puncaknya pada siang atau awal sore hari di angka 32 derajat. Memasuki malam, temperatur berangsur turun sehingga udara kembali terasa lebih nyaman.
Tingkat kelembapan udara diperkirakan berkisar antara 47 hingga 83 persen. Kelembapan yang relatif lebih rendah pada siang hari dapat membuat cuaca terasa lebih kering, sehingga masyarakat disarankan untuk memperbanyak minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi. Sementara pada pagi dan malam hari, tingkat kelembapan cenderung lebih tinggi sehingga udara terasa lebih lembap dan nyaman.
Kecepatan angin diprediksi mencapai sekitar 10 kilometer per jam, masih dalam kategori normal dan tidak menimbulkan gangguan berarti bagi aktivitas masyarakat.
Imbauan BMKG: Waspada Dampak Cuaca Panas
Dengan dominasi cuaca cerah dan paparan sinar matahari yang cukup intens sepanjang hari, BMKG mengimbau masyarakat di Cirebon untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas. Paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan, hingga gangguan kesehatan akibat suhu udara yang tinggi.
Untuk mengurangi risiko tersebut, BMKG menyarankan masyarakat:
- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih minimal 8 gelas sehari.
- Membatasi aktivitas fisik berat pada siang hari.
- Menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.




