Sebuah mobil pengangkut sampah ludes terbakar di Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Gresik, pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09:44 WIB ini diduga kuat dipicu oleh bara api di dalam tumpukan sampah yang diangkut, menyebabkan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Kronologi Kebakaran Mobil Sampah di Sidayu
Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat mobil sampah tersebut melaju di wilayah Desa Wadeng. Diduga, ada sebagian sampah yang masuk ke bagian mesin mobil, kemudian menimbulkan percikan api yang dengan cepat membesar.
“Api semakin membesar dan membakar bagian depan mobil,” ujar Kepala Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik, Teguh Priyanto, pada Minggu (12/4/2026).
Mengetahui kendaraannya terbakar hebat, pengemudi mobil sampah tersebut segera bergegas menuju Pos Dukun Damkar Gresik untuk meminta bantuan. Laporan cepat ini memungkinkan respons yang sigap dari petugas.
“Menerima laporan itu, personil mempersiapkan APD, kemudian langsung menuju ke lokasi,” tambah Teguh.
Setibanya di tempat kejadian kebakaran (TKK), personel Damkar Gresik langsung sigap melakukan upaya pemadaman dan pembasahan. Proses penanganan api berlangsung efektif, memastikan tidak ada potensi api yang kembali menyala.
“Setelah diduga aman personil balik kanan pPos Dukun sekitar pukul 10:05 WIB,” terang Teguh, menandakan selesainya operasi pemadaman.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp100 Juta
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran mobil sampah di Desa Wadeng, Sidayu ini. Namun, truk pengangkut sampah tersebut hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan.
Dampak material dari insiden ini cukup signifikan, dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp100 juta. Pihak berwenang masih terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.



