Manchester City berhasil menundukkan Newcastle United dengan skor 3-1 dalam pertandingan putaran kelima Piala FA yang berlangsung di St James’ Park pada Minggu, 08 Maret 2026. Kemenangan ini diraih The Citizens meski pelatih Pep Guardiola melakukan rotasi besar-besaran dan tidak menurunkan striker andalannya, Erling Haaland, sejak menit awal.
Keputusan Guardiola untuk merotasi skuadnya menjadi sorotan utama menjelang pertandingan. Nama Haaland tidak tercantum dalam daftar starter, sementara sejumlah pilar seperti Rodri, Phil Foden, dan Bernardo Silva juga memulai laga dari bangku cadangan. Rotasi ini diduga kuat berkaitan dengan jadwal padat Manchester City dalam beberapa pekan terakhir, termasuk agenda penting di kompetisi Eropa.
Strategi Newcastle United dan Tantangan Kebugaran
Di sisi lain, Newcastle United di bawah asuhan Eddie Howe tampil dengan performa yang cukup stabil. Bermain di kandang sendiri, St James’ Park, memberikan keuntungan besar bagi The Magpies. Atmosfer stadion yang dikenal intimidatif sering kali dimanfaatkan Newcastle untuk menekan lawan sejak awal pertandingan.
Namun, Newcastle juga menghadapi masalah kebugaran pemain. Absennya gelandang kreatif Bruno Guimarães membuat tanggung jawab mengatur tempo permainan kemungkinan besar diemban oleh Sandro Tonali. Di lini depan, Newcastle mengandalkan kecepatan pemain seperti Anthony Elanga dan Harvey Barnes untuk melancarkan serangan balik. Bek kanan berpengalaman Kieran Trippier juga menjadi kunci melalui umpan silang dan situasi bola mati.
Kedalaman Skuad Manchester City Tetap Berbahaya
Meskipun melakukan rotasi besar, skuad Manchester City tetap sarat kualitas. Pemain seperti Jérémy Doku dan Savinho memberikan kecepatan di sektor sayap, sementara lini tengah diisi oleh pemain yang mampu menjaga penguasaan bola dengan baik. Bek senior John Stones diharapkan menjadi pemimpin lini belakang yang melindungi kiper muda James Trafford.
Sebelum pertandingan, Pep Guardiola menegaskan bahwa Piala FA tetap menjadi kompetisi penting bagi Manchester City, meskipun mereka harus melakukan rotasi karena jadwal yang padat. Pernyataan ini menunjukkan komitmen City untuk meraih setiap trofi yang tersedia.
Prediksi Taktik dan Jalannya Pertandingan
Newcastle diperkirakan bermain agresif sejak awal dengan pressing tinggi dan memanfaatkan transisi cepat. Sebaliknya, Manchester City mempertahankan gaya bermain khas mereka, yakni dominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari lini belakang. Dukungan suporter dan tekanan awal dari Newcastle sempat menyulitkan City, namun kedalaman skuad tim tamu terbukti menjadi faktor penentu.
Susunan Pemain
| Newcastle United (4-2-3-1) | Manchester City (4-3-3) |
|---|---|
| Aaron Ramsdale | James Trafford |
| Kieran Trippier | John Stones |
| Malick Thiaw | Abdukodir Khusanov |
| Sven Botman | Nathan Aké |
| Lewis Hall | Matheus Nunes |
| Nick Woltemade | Tijjani Reijnders |
| Joe Willock | Nico O’Reilly |
| Anthony Elanga | Nico González |
| Sandro Tonali | Omar Marmoush |
| Harvey Barnes | Jérémy Doku |
| William Osula | Savinho |
| Cadangan: Nick Pope, Dan Burn, Tino Livramento, Yoane Wissa, Sean Neave, Anthony Gordon, Joelinton, Alex Murphy, Jacob Murphy. | Cadangan: Gianluigi Donnarumma, Rúben Dias, Marc Guéhi, Rodri, Phil Foden, Bernardo Silva, Rayan Cherki, Rayan Aït-Nouri, Antoine Semenyo. |




