Arus balik Lebaran 2026 di ruas Pantura Kabupaten Cirebon membawa berkah tersendiri bagi para pedagang oleh-oleh khas daerah. Kerupuk melarat dan kerupuk kulit menjadi primadona yang paling diburu pemudik sebagai buah tangan.

Momen mudik dan balik Lebaran memang selalu dinanti para pedagang. Kios-kios oleh-oleh yang berjejer di sepanjang jalur Pantura Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, ramai disinggahi pemudik yang ingin membawa pulang kuliner khas Cirebon untuk keluarga dan sanak saudara.

Pilihan utama para pemudik jatuh pada kerupuk khas Cirebon, seperti kerupuk melarat dan kerupuk kulit. Banyak di antara mereka membeli dalam jumlah besar, sebab menurut para pembeli, kerupuk khas Cirebon ini “berbeda dengan kerupuk pada umumnya.”

Peningkatan jumlah pembeli selama periode arus mudik dan balik Lebaran ini secara drastis mendongkrak omzet penjualan pedagang. Salah seorang pedagang oleh-oleh mengungkapkan, dalam tiga hari terakhir, omzet penjualannya meningkat hingga mencapai 50 persen dari hari biasa.

Peningkatan penjualan oleh-oleh ini merupakan fenomena tahunan yang selalu terjadi setiap pasca-Lebaran. Diperkirakan, keramaian pembeli oleh-oleh akan terus berlangsung selama masa arus balik Lebaran masih padat.