Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menghadapi penumpukan sampah yang menyebabkan antrean panjang truk pengangkut. Kondisi ini terjadi akibat terbatasnya akses pembuangan di TPA tersebut.
Antrean truk sampah terlihat mengular di area TPA Kopi Luhur. Penumpukan ini disebabkan oleh fakta bahwa sampah hanya dapat dibuang melalui zona pintu utama. Idealnya, TPA memiliki dua pintu pembuangan, namun jalur alternatif saat ini tertutup oleh tumpukan sampah yang menggunung.
Selain kendala akses, faktor cuaca juga memperparah situasi. Hujan deras membuat medan jalan di TPA Kopi Luhur yang masih berupa tanah menjadi licin, menyulitkan operasional dan pengerjaan di lokasi.
Untuk mengatasi masalah ini, pihak pengelola TPA Kopi Luhur tengah berupaya menambah opsi zona pembuangan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya penumpukan dan antrean truk di masa mendatang.
Meskipun volume sampah yang diangkut ke TPA Kopi Luhur telah mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir, kondisi penumpukan ini disebut hanya bersifat sementara dan sedang dalam penanganan.




