Warga Perumahan Puri Cirebon Lestari (PCL) kembali dilanda keresahan menyusul menumpuknya sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Desa Kecomberan, Kecamatan Talun. Kondisi ini terjadi setelah pengangkutan sampah sempat terhambat selama beberapa hari terakhir.
Tumpukan sampah kembali memenuhi area TPS yang berlokasi di depan Perumahan PCL tersebut. Situasi ini memicu reaksi dari warga, meskipun pengurus lingkungan menegaskan tidak ada aksi demonstrasi yang dilakukan.
Ketua RW 07 Perumahan Puri Cirebon Lestari, Yeyet Nurhayati, secara tegas membantah adanya aksi demonstrasi oleh warga. Menurut Yeyet, penyelesaian masalah persampahan lebih efektif ditempuh melalui jalur komunikasi dan koordinasi langsung dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.
Setelah koordinasi dilakukan, Dinas Lingkungan Hidup akhirnya menerjunkan sejumlah armada pengangkut sampah ke lokasi. Armada tersebut bertugas membersihkan tumpukan sampah yang telah mengganggu kenyamanan warga.
Yeyet Nurhayati menambahkan, persoalan persampahan bukan hanya terjadi di wilayahnya, melainkan juga menjadi isu yang meluas di berbagai daerah lain di Kabupaten Cirebon. Ia memahami bahwa armada pengangkut sampah harus dibagi ke berbagai lokasi untuk menangani masalah serupa.
Meski demikian, warga Perumahan PCL tetap berharap agar pengelolaan TPS dapat ditata lebih baik guna mencegah penumpukan sampah berulang di masa mendatang. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penerapan sistem buka tutup dan penguncian akses TPS.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk mencegah pembuangan sampah dari pihak luar yang selama ini diduga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya volume sampah di TPS Kecomberan.




