Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik mengintensifkan kontrol blok hunian warga binaan usai perayaan Lebaran 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memastikan kondisi dan situasi rutan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Keamanan Rutan (KPR) Vendra Hermawan menjelaskan, kontrol menyeluruh menyasar seluruh area hunian warga binaan. Pemeriksaan meliputi kamar, lorong blok, hingga area penunjang lainnya di Rutan Gresik.
Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada kondisi pintu kamar, teralis, instalasi listrik, sanitasi, serta kebersihan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas rutan masih layak digunakan dan berfungsi optimal.
“Kontrol blok hunian secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan tidak adanya celah yang dapat menimbulkan gangguan keamanan,” kata Vendra, Jumat (27/3/2026).
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Eko Widiatmoko berharap kontrol berkala ini dapat meningkatkan kedisiplinan petugas. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat deteksi dini terhadap potensi masalah di dalam blok hunian.
“Kami ingin memastikan seluruh petugas menjalankan tugas pengawasan dengan penuh tanggung jawab. Serta mampu melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan rutan,” terang Eko.
Sebelumnya, Rutan Kelas IIB Gresik juga telah menyerahkan Remisi Khusus (RK) kepada 284 warga binaan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Penyerahan remisi tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Eko Widiatmoko, usai pelaksanaan salat Idul Fitri 2026 berjamaah di lingkungan Rutan.




