Pemerintah Aceh kembali meluncurkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di kampung halaman. Program ini dirancang untuk meringankan beban biaya perjalanan warga, sekaligus memastikan mereka dapat berlebaran dengan lebih tenang dan aman.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengungkapkan bahwa program mudik gratis ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Kebijakan ini diambil untuk membantu masyarakat mengurangi pengeluaran transportasi, terutama pascabencana hidrometeorologi yang berdampak pada kondisi ekonomi warga di sejumlah wilayah.

“Personil Dishub Aceh bersama pihak Ditlantas Polda Aceh, BPTD Kemenhub dan Jasa Raharja terus melakukan inspeksi keselamatan (rampcheck) terhadap kendaraan umum angkutan AKDP untuk memastikan angkutan lebaran tahun ini bisa berjalan dengan aman dan selamat,” ujar Teuku Faisal, dikutip dari keterangan resmi pada Jumat, 20 Februari 2026.

Tahun ini, Pemerintah Aceh menyediakan total 25 rute perjalanan yang menghubungkan berbagai wilayah di provinsi tersebut. Rinciannya terdiri atas 18 jalur darat yang akan dilayani menggunakan armada bus dan Hiace, serta tujuh jalur laut dan penyeberangan antarwilayah.

Dinas Perhubungan Aceh juga telah melakukan berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan mudik, termasuk pemeriksaan kelayakan armada guna memastikan seluruh perjalanan berlangsung lancar dan aman bagi para pemudik.

Pendaftaran program mudik gratis ini dijadwalkan akan dibuka secara daring pada minggu keempat Februari 2026. Sementara itu, jadwal keberangkatan para pemudik direncanakan pada minggu ketiga Maret 2026, menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi lebih lanjut terkait jadwal, rute, serta mekanisme pendaftaran melalui kanal resmi media sosial Dinas Perhubungan Aceh.