Tim Nasional Swiss menghadapi kabar buruk menjelang laga krusial perempat final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Gelandang serang andalan mereka, Johan Manzambi, dipastikan absen pada pertandingan yang akan berlangsung di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB. Pemain berusia 20 tahun yang menjadi bintang terang di turnamen ini harus menepi akibat cedera lutut.

Kepastian absennya Manzambi disampaikan langsung oleh pelatih kepala Swiss, Murat Yakin, dalam konferensi pers pada Jumat (10/7/2026). “Kami mencoba segala cara untuk memulihkannya, tapi sayangnya dia belum bisa tampil besok,” ujar Yakin dengan nada kecewa. Ia juga menambahkan bahwa sang pemain masih merasakan sakit yang cukup hebat akibat cedera tersebut.

Dampak Signifikan Absennya Manzambi bagi Lini Serang Swiss

Kehilangan Manzambi jelas menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Murat Yakin. Sepanjang Piala Dunia 2026, Manzambi tampil gemilang dengan torehan tiga gol dan dua assist dari empat pertandingan. Kontribusinya langsung terlibat dalam lima dari sembilan gol yang dicetak Swiss sejauh ini, menjadikannya mesin kreativitas utama di lini depan.

Statistik menunjukkan betapa vitalnya peran pemain yang dikabarkan akan segera bergabung dengan Newcastle United ini. Dalam 200 menit Manzambi berada di lapangan, Swiss rata-rata mencetak 3,6 gol per 90 menit. Sebaliknya, dalam 280 menit ia absen—termasuk saat melawan Kolombia di babak 16 besar—tim hanya mampu mencetak satu gol. Data ini mengindikasikan bahwa absennya Manzambi bukan sekadar kehilangan satu pemain, melainkan hilangnya seluruh dinamika serangan Swiss.

Tanpa Manzambi, Swiss terpaksa bertahan 120 menit tanpa gol melawan Kolombia sebelum akhirnya memenangkan pertandingan melalui adu penalti. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Yakin untuk menemukan solusi kreatif di lini depan, terutama saat menghadapi Argentina yang memiliki kekuatan jauh di atas rata-rata.

Pelatih Yakin pun mengakui betapa beratnya kehilangan pemain sekaliber Manzambi. “Ini benar-benar mengejutkan. Dia sedang dalam momentum yang bagus. Anda bisa melihat kegembiraan yang terpancar saat dia bermain dan juga bagaimana rekan-rekan setimnya merespons. Sayangnya, dia tidak bisa bermain,” ujarnya.

Argentina Diuntungkan, Messi dalam Performa Puncak

Absennya Manzambi tentu menjadi kabar baik bagi Argentina. La Albiceleste, yang berstatus juara bertahan dan tampil tanpa masalah cedera atau skorsing, kini menghadapi Swiss yang kehilangan senjata utamanya. Argentina sendiri belum terkalahkan sepanjang turnamen dan memiliki Lionel Messi yang sedang dalam performa terbaiknya dengan delapan gol.