Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman resmi dimulai. Skuad Garuda akan langsung menghadapi ujian perdana dalam ajang FIFA Series 2026, turnamen pertama mereka tahun ini.

Bagi Herdman, turnamen ini menandai debutnya sejak resmi ditunjuk pada awal 2026, menggantikan Patrick Kluivert. Oleh karena itu, ajang ini bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan juga fondasi awal pembangunan tim ke depan. Target yang diusung tidak main-main. Herdman secara terang-terangan menyatakan bahwa Timnas Indonesia tengah dipersiapkan untuk menembus Piala Dunia 2030, meski ia menyadari bahwa semua itu membutuhkan proses.

“Kami memang ingin menang, itu yang terpenting. Namun kami juga sudah meraih banyak ‘kemenangan’ minggu ini,” ujar Herdman.

Yang dimaksud Herdman dengan ‘kemenangan’ tersebut tidak hanya terbatas pada hasil pertandingan, tetapi juga mencakup berbagai aspek di balik layar. Ini termasuk pembangunan budaya profesional baru, penyatuan staf pelatih lokal dan internasional, serta proses adaptasi di lingkungan kerja yang baru.

Seleksi Pemain dan Kombinasi Skuad

Awalnya, Herdman memanggil 41 pemain untuk mengikuti seleksi. Setelah melalui proses penyaringan, daftar tersebut mengerucut menjadi 24 nama, dan kemudian berkurang lagi menjadi 23 pemain karena satu pemain batal bergabung.

Nama-nama andalan Timnas Indonesia tetap menghiasi skuad, terutama para pemain yang berkarier di luar negeri seperti Jay Idzes, Ole Romeny, Kevin Diks, Justin Hubner, Emil Audero, Maarten Paes, hingga Calvin Verdonk.

Menariknya, Herdman juga memberikan kesempatan kepada pemain muda dari liga lokal. Dua di antaranya adalah Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta dan Cahya Supriadi dari PSIM Yogyakarta.

Menurut Herdman, kombinasi pemain senior dan talenta muda yang sedang berkembang sangat penting. “Jika Anda cukup bagus, maka usia bukan masalah. Saya sudah melihat Dony Tri beberapa kali secara langsung, dan setiap kali saya melihat potensi baru darinya,” tutur Herdman. Ia menambahkan bahwa pengamatan langsung terhadap Dony Tri telah memperkuat keyakinannya akan potensi sang pemain.

Antisipasi Lawan Perdana

Di sisi lain, lawan perdana Indonesia, Timnas Saint Kitts dan Nevis, juga tidak datang dengan main-main. Pelatih mereka, Marcelo Serrano, menegaskan bahwa turnamen FIFA Series ini sangat penting bagi timnya.