Mantan gelandang tim nasional Italia, Massimo Ambrosini, menyarankan Federico Chiesa untuk kembali ke Serie A. Saran ini muncul di tengah kondisi sulit yang dialami Chiesa bersama Liverpool, di mana ia dinilai tak mampu menunjukkan performa terbaiknya.

Ambrosini menilai Chiesa sebagai pemain berkualitas tinggi. Namun, minimnya menit bermain dan persaingan ketat di lini depan Liverpool ditengarai menjadi faktor utama yang menghambat performa sayap asal Italia itu sejak didatangkan ke Anfield musim lalu.

Federico Chiesa memang menghadapi tantangan besar untuk menemukan konsistensi di Liverpool. Ia sering mengalami cedera yang membuatnya kesulitan tampil maksimal. Musim lalu, Chiesa hanya tampil dalam enam pertandingan Liga Inggris. Kondisinya membaik musim ini dengan 23 penampilan, membukukan dua gol dan satu assist di Liga Inggris.

Meski sudah mulai sering bermain, masalah cedera masih terus membayangi karier Chiesa. Terkini, ia dinilai tidak cukup fit untuk memperkuat Timnas Italia pada jeda internasional Maret ini dan harus dipulangkan ke Liverpool.

Analisis Ambrosini: Masalah Psikologis Chiesa

Massimo Ambrosini menduga kesulitan Chiesa untuk mencapai kebugaran optimal di Liverpool bukan hanya masalah fisik, melainkan juga psikologis. Ia merasa Chiesa belum mampu beradaptasi dengan baik di Inggris.

Ambrosini meyakini bahwa kembali ke Italia dapat membantu pemain berusia 28 tahun itu menenangkan pikiran dan menemukan kembali kenyamanan bermain sepak bola. Ia juga yakin banyak klub besar Italia yang akan tertarik dengan kemampuan Chiesa.

“Ini tidak mudah karena kita berbicara tentang situasi psikologis baginya. Saya tahu bahwa dia mungkin memiliki beberapa masalah yang perlu diselesaikan. Terkadang, dia adalah orang yang sangat rapuh,” kata Ambrosini.

“Jadi dia perlu menemukan kekuatan dalam pikirannya terlebih dahulu. Jadi mungkin kembali ke Italia bisa membantunya. Mungkin situasi ini bisa membantunya. Kembali, merasakan perasaan yang berbeda, terlepas dari apa yang terjadi di Liverpool. Mengapa tidak?” sambungnya, memberikan pandangan tentang potensi kebangkitan karier Chiesa di tanah kelahirannya.