Suasana hangat mewarnai kegiatan buka bersama (bukber) literasi yang diselenggarakan di Kabupaten Cirebon. Acara ini menjadi wadah bagi komunitas literasi dan penulis muda untuk menguatkan budaya menulis di kalangan generasi muda, sekaligus mendiskusikan berbagai isu penting.

Ketua Kudu Pede Caruban, dalam kesempatan tersebut, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar ajang silaturahmi. “Kegiatan ini tidak sekadar ajang silaturahmi, namun menjadi ruang untuk mencari makna, mengidentifikasi persoalan, dan merumuskan solusi bagi generasi muda,” ujarnya.

Salah satu agenda utama diskusi adalah rencana penulisan buku berjudul “Jejak Pengabdian Bupati Cirebon, Imron”. Buku ini direncanakan akan mengangkat berbagai perspektif, mulai dari keluarga, sahabat, hingga masyarakat, sebagai bagian dari dokumentasi kepemimpinan Bupati Imron.

Selain itu, forum literasi ini juga membahas isu-isu sosial yang relevan dengan generasi Z, termasuk kesehatan mental dan dinamika kehidupan mereka. Isu-isu ini bahkan telah dituangkan dalam sebuah buku yang merupakan karya kolaborasi 18 penulis muda.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon turut mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini dinilai mampu menumbuhkan pola pikir yang positif dan produktif di kalangan generasi muda Cirebon.

Penyelenggara, termasuk Dialektika Muda Cirebon, Mertika.id, dan Karbon, menyampaikan bahwa literasi merupakan sarana krusial untuk menyuarakan berbagai persoalan sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya gerakan literasi yang lebih luas di Kabupaten Cirebon, serta mendorong generasi muda untuk semakin aktif menghasilkan karya tulis.