Gresik – Seorang penumpang kapal bernama Muslich (37), warga Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, ditemukan meninggal dunia di perairan Gresik pada Rabu (4/3/2026) pagi. Korban ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang usai terjatuh dari kapal Dharma Ferry VII.
Muslich ditemukan di perairan depan Pelabuhan Maspion, dengan koordinat 07°06’26.8’’S – 112°39’52.0 E. Saat ditemukan, korban mengenakan baju kaos hitam dan celana pendek coklat, dengan kondisi rambut pendek.
Insiden jatuhnya Muslich dari kapal Dharma Ferry VII dilaporkan terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan segera melancarkan operasi pencarian.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik, Basarnas, serta Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur. Pencarian intensif dilakukan selama tiga hari.
Kanit Gakkum Satpolairud Polres Gresik, Ipda Koko Prasetyo, membenarkan upaya pencarian tersebut. “Petugas gabungan melakukan pencarian selama tiga hari,” ujar Ipda Koko Prasetyo pada Rabu (4/3/2025).
Tepat pada hari ketiga pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah tidak bernyawa. Setelah dievakuasi, jenazah Muslich langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik.
“Korban telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum,” tambah Ipda Koko. Proses pencarian hingga evakuasi korban dilaporkan berjalan lancar dan aman berkat koordinasi yang baik antar tim SAR dan petugas gabungan.




