Penyerang andalan Real Madrid, Rodrygo Silva de Goes, dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026. Kepastian ini menyusul cedera serius pada lututnya yang mengakibatkan robekan anterior cruciate ligament (ACL) serta robekan meniskus. Cedera ini menjadi pukulan telak bagi ambisinya membela tim nasional Brasil di turnamen terbesar dunia tersebut.

Momen cedera Rodrygo terjadi saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga La Liga melawan Getafe, yang berakhir dengan kekalahan bagi Real Madrid. Pada menit ke-66 pertandingan, saat berupaya melakukan akselerasi di sayap kanan, kakinya seperti tertahan dan menyebabkan lututnya bermasalah. Meskipun sempat menyelesaikan pertandingan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan kerusakan serius yang mengharuskan Rodrygo segera menjalani operasi.

Layanan medis Real Madrid mengonfirmasi diagnosis robeknya ACL dan meniskus pada lutut kanan Rodrygo setelah pemeriksaan intensif. Klub juga menyatakan bahwa waktu pemulihan dari cedera tersebut diperkirakan akan sangat panjang. Rodrygo kemungkinan baru dapat kembali bermain pada tahun 2027, jika proses rehabilitasi berjalan sesuai harapan.

Konsekuensi paling menyakitkan dari cedera ini adalah Rodrygo tidak akan memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026, sebuah kompetisi yang menjadi target besar dalam kariernya. Absennya Rodrygo merupakan kehilangan besar bagi timnas Brasil yang mengincar gelar dunia pertama mereka sejak 2002. Peran Rodrygo di lini serang tim Samba diprediksi akan digantikan oleh opsi pemain lain, namun kehadiran pemain berusia 25 tahun itu jelas sangat dirindukan.

Selain mengubur mimpi tampil di Piala Dunia, cedera ini juga otomatis mengakhiri musim Rodrygo bersama Real Madrid di kompetisi domestik dan Eropa. Ia dipastikan tidak akan kembali memperkuat Los Blancos di sisa kompetisi La Liga maupun Liga Champions musim ini, di mana Madrid tengah berjuang dalam perebutan gelar dan fase gugur.

Kabar cedera ini menjadi salah satu pukulan terberat dalam karier Rodrygo, terutama karena datang setelah fase pemulihan dari cedera sebelumnya. Cedera ACL dikenal sebagai salah satu cedera terparah di sepak bola karena memerlukan waktu pemulihan panjang serta rehabilitasi intensif. Situasi ini jelas menjadi perhatian besar tidak hanya bagi klub dan pemain, tetapi juga suporter Brasil yang berharap melihat Rodrygo beraksi di turnamen Piala Dunia 2026.