Duel sengit tersaji di Stadion Santiago Bernabeu saat Real Madrid menjamu Benfica pada leg kedua play-off babak gugur Liga Champions UEFA, Kamis (25/2/2026) dini hari WIB. Hingga babak pertama usai, kedua tim bermain imbang 1-1. Hasil ini membuat Real Madrid tetap unggul secara agregat, sekaligus menandai laga comeback Jose Mourinho di Bernabeu.

Real Madrid memasuki pertandingan dengan keunggulan agregat 1-0 berkat gol Vinicius Junior di leg pertama. Namun, Benfica yang kini diasuh Jose Mourinho menunjukkan determinasi tinggi untuk membalikkan keadaan. Mourinho sendiri kembali ke Bernabeu, stadion yang pernah menjadi saksi kepemimpinannya di Real Madrid beberapa tahun lalu, bahkan sempat menjadi figur sentral dalam perseteruan dengan Barcelona.

Jalannya Babak Pertama: Gol Cepat dan Respons Instan

Pertandingan yang dimulai pukul 03.00 WIB ini langsung menghadirkan tensi tinggi. Publik Bernabeu sempat terdiam pada menit ke-14 ketika serangan cepat Benfica berhasil menembus pertahanan tuan rumah. Rafa Silva dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut, mencetak gol yang membuat agregat sementara imbang dan memanaskan atmosfer laga.

Namun, respons Real Madrid datang dengan cepat. Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-16, gelandang jangkar Aurelien Tchouameni menyambar bola di depan kotak penalti dan menggetarkan gawang Benfica. Gol ini mengubah skor menjadi 1-1 untuk laga malam ini, sekaligus mengembalikan keunggulan agregat bagi Los Blancos.

Real Madrid sebenarnya sempat unggul melalui gol Arda Güler, namun sayang gol tersebut dianulir wasit. Memasuki menit ke-40, pertandingan berlangsung dalam tempo cepat. Kedua tim terlibat jual beli serangan tanpa jeda panjang. Madrid berupaya mendominasi penguasaan bola, sementara Benfica mengandalkan transisi cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.

Bayang-bayang Kontroversi dan Agregat Terbuka

Laga ini juga tidak lepas dari bayang-bayang kontroversi di pertemuan pertama. Tuduhan pelecehan rasial yang melibatkan Vinicius dan pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, masih dalam proses penyelidikan UEFA. Meski demikian, fokus kedua tim kini sepenuhnya tertuju pada perebutan tiket ke babak berikutnya.

Dengan agregat yang masih terbuka dan waktu pertandingan tersisa cukup panjang, duel di Bernabeu dipastikan belum mencapai klimaksnya. Segala kemungkinan masih bisa terjadi di babak kedua.