Pasar Sandang Tegalgubug di Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan geliatnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati pasar sandang terbesar se-Asia Tenggara ini untuk berburu kebutuhan baju Lebaran.
Kepadatan pengunjung terlihat jelas di seluruh area Pasar Tegalgubug. Tidak hanya warga Cirebon, banyak pembeli yang sengaja datang dari luar daerah, seperti Brebes di Jawa Tengah dan Majalengka, demi mendapatkan pilihan sandang yang beragam dan harga terjangkau.
Pasar ini memang dikenal sebagai pusat sandang terlengkap yang menawarkan berbagai jenis pakaian, mulai dari busana muslim hingga aneka rupa sandang lainnya, yang dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan seluruh kalangan masyarakat.
Para pembeli umumnya memilih untuk berbelanja jauh-jauh hari sebelum Lebaran. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi kenaikan harga yang biasa terjadi mendekati hari raya. Dengan rentang harga mulai dari Rp 35 ribu hingga ratusan ribu rupiah, Pasar Tegalgubug tetap menjadi destinasi favorit.
Banyak pengunjung yang membeli pakaian untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, bahkan tidak sedikit pula yang memborong dalam jumlah besar untuk keperluan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi kerabat atau karyawan.
Sementara itu, para pedagang di Pasar Tegalgubug mengaku telah merasakan peningkatan jumlah pembeli sejak satu minggu terakhir. Pakaian gamis dan perlengkapan salat menjadi item yang paling banyak dicari. Akibat lonjakan minat pembeli ini, omzet pedagang dilaporkan mengalami kenaikan signifikan, mencapai 50 persen dibandingkan hari-hari biasa.




