Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat langkah transformasi digitalnya di industri telekomunikasi Indonesia melalui kerja sama strategis dengan Ericsson. Kesepakatan ini diumumkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, pada Selasa, 4 Maret 2026.

Forum teknologi global tersebut menjadi panggung bagi operator telekomunikasi dan perusahaan teknologi untuk memperkenalkan inovasi terbaru. Bagi Indosat, kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat pengembangan layanan digital.

Target Ambisius: 100 Juta Pelanggan

Fokus utama dari kemitraan ini adalah menghadirkan sistem yang mampu melayani sekitar 100 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Teknologi yang digunakan adalah Digital Monetization Platform (DMP) milik Ericsson.

Digital Monetization Platform (DMP) merupakan bagian integral dari portofolio Business Support System (BSS) Ericsson. Sistem ini dirancang khusus untuk mendukung pengelolaan layanan digital secara terpadu, efektif, dan efisien.

Melalui implementasi DMP, operator dapat meluncurkan layanan baru dengan proses yang lebih cepat dan sederhana. Selain itu, pilihan produk juga akan dibuat lebih fleksibel bagi pelanggan, meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Kemitraan Strategis untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

President Director and Chief Executive Officer of Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat.

“Bersama, kami membangun platform monetisasi yang terintegrasi secara menyeluruh dan future-ready untuk memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan,” kata Vikram Sinha.