Nelayan di Kota Cirebon kini menghadapi tantangan serius akibat kondisi cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada aktivitas penangkapan ikan. Situasi ini mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk segera mengambil langkah antisipasi, termasuk menggelar pertemuan guna membahas penertiban area tangkap.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon memprakarsai pertemuan penting yang melibatkan perwakilan nelayan, pihak pengelola pelabuhan, serta berbagai instansi terkait. Fokus utama diskusi adalah mencari solusi komprehensif menghadapi musim cuaca ekstrem yang telah menyebabkan penurunan drastis hasil tangkapan nelayan.

Penurunan hasil tangkapan ini secara langsung berimbas pada pendapatan para nelayan, sehingga Pemda bersama unsur pengelola pelabuhan berkomitmen untuk menemukan jalan keluar terbaik. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu juga memicu sebagian nelayan untuk beraktivitas di area laut pelabuhan, yang berpotensi mengganggu operasional kapal dan keamanan navigasi.

Menyikapi hal tersebut, DKP3 Kota Cirebon mengimbau agar para nelayan tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di area laut pelabuhan demi menjaga ketertiban dan keselamatan. Diharapkan, melalui upaya kolaboratif ini, tantangan cuaca ekstrem dan persoalan area tangkapan laut dapat diatasi, memastikan nelayan tetap memperoleh penghasilan yang layak.