Liverpool harus mengakui keunggulan Wolverhampton Wanderers setelah takluk 1-2 dalam laga pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Molineux pada Rabu dini hari, 4 Maret 2026, tersebut diwarnai oleh komentar kapten The Reds, Virgil van Dijk, yang menyoroti kecerobohan timnya.

Kecerobohan Tim Jadi Biang Kekalahan

Virgil van Dijk menyatakan bahwa kekalahan Liverpool dari Wolves sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan dan kecerobohan yang dilakukan oleh timnya sendiri. Meskipun tidak banyak kebobolan peluang dari lawan, Van Dijk merasa performa timnya jauh dari harapan.

“Saya pikir ini tergantung pada diri kami sendiri. Kami bermain lambat, mudah ditebak, dan ceroboh dalam penguasaan bola serta salah dalam pengambilan keputusan,” ujar Van Dijk, dikutip dari laman resmi Liverpool pada Rabu (4/3).

Secara statistik, Liverpool sebenarnya tampil lebih dominan. Sofascore mencatat The Reds melepaskan 13 tembakan sepanjang laga, jumlah ini tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan Wolves yang hanya mencatatkan empat tembakan.

Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi kemenangan. Wolves berhasil memimpin lebih dahulu melalui gol Rodrigo Gomes pada menit ke-78 memanfaatkan situasi serangan balik. Mohamed Salah sempat menyamakan kedudukan lima menit berselang, namun kesalahan individual pemain Liverpool di menit-menit akhir mengubah segalanya.

Andre menjadi pahlawan kemenangan Wolves setelah mencetak gol pada menit ke-90+4, memastikan tiga poin penuh bagi tim tuan rumah. Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan di posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris.