Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Gresik, Fandi Akhmad Yani, memastikan tidak ada satu pun kadernya yang terlibat dalam bisnis Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan setelah DPC PDIP Gresik menindaklanjuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait larangan tersebut.

Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan internal menyeluruh. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pengurus maupun anggota partai yang terlibat langsung dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG di wilayah Gresik.

“Tidak ada kader kita yang berbisnis MBG,” kata Gus Yani usai acara Konsolidasi di Hotel Khas Gresik pada Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menegaskan, instruksi dari DPP merupakan keputusan organisasi yang bersifat mutlak dan wajib dilaksanakan oleh seluruh struktural partai di daerah. Oleh karena itu, seluruh kader dan anggota partai di Gresik harus mentaati serta berkomitmen tegak lurus terhadap kebijakan tersebut.

“Sudah kita cek setelah adanya surat edaran DPP, dan tidak ada kader PDIP Gresik yang berbisnis MBG,” tegas Bupati Gresik itu kembali.

Saat ini, DPC PDIP Gresik tengah berfokus pada persiapan program-program kerja partai. Hal ini dilakukan guna memperkuat basis internal sebagai langkah strategis menghadapi kontestasi Pemilu 2025.

“Alhamdulillah kami banyak bersilaturahmi memperkenalkan pengurus DPC PDI Gresik baik ke organisasi keagamaan juga lapisan masyarakat yang lain,” ujarnya.

Gus Yani menambahkan, penguatan internal pengurus hingga tingkatan ranting menjadi prioritas utama DPC PDIP Gresik saat ini.