Konten kreator Wardatina Mawa menyatakan telah berusaha memberikan maaf kepada suaminya, Insanul Fahmi, terkait dugaan perselingkuhan dengan figur publik Inara Rusli. Meskipun demikian, Mawa menegaskan bahwa kenangan pahit dari peristiwa tersebut sulit untuk dilupakan.
Kasus ini mencuat setelah Wardatina Mawa melaporkan suaminya dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 atas dugaan perzinaan. Mawa mengaku telah mengumpulkan bukti kuat, termasuk rekaman CCTV, yang diduga merekam hubungan terlarang tersebut terjadi di kediamannya di Jakarta pada Agustus 2025 [1].
Upaya Memaafkan dan Pengakuan
Dalam sebuah kesempatan, Mawa mengungkapkan bahwa ia sempat meminta maaf kepada Inara Rusli pada Oktober 2025, sebelum ia menemukan bukti-bukti yang memberatkan. Permintaan maaf ini dilakukannya karena merasa telah berprasangka buruk atau suudzon terhadap Inara [2]. Pada saat itu, hubungan Mawa dengan suaminya diklaim masih baik-baik saja.
Namun, tak lama setelah itu, Mawa mengaku mendapatkan petunjuk yang membongkar segalanya. Ia meyakini penemuan bukti tersebut adalah campur tangan Tuhan [2]. Mawa juga sempat mengkonfrontasi suaminya yang mengakui adanya hubungan spesial dengan Inara Rusli, sementara Inara sendiri disebut tidak memberikan respons [3].
Perkawinan Siri dan Bantahan
Di tengah proses hukum yang berjalan, Insanul Fahmi melalui kuasa hukumnya mengakui telah melangsungkan pernikahan siri dengan Inara Rusli pada 7 Agustus 2025, sehari sebelum rekaman CCTV yang menjadi bukti Mawa diambil [5, 7]. Pengakuan ini menjadi kunci dalam pembelaan pihak Insanul, yang menyatakan bahwa tindakan tersebut bukanlah perzinaan melainkan pernikahan yang sah menurut agama [5, 6].
Pihak Wardatina Mawa, melalui kuasa hukumnya, membantah keras tudingan adanya akses ilegal terhadap CCTV atau isu jual beli rekaman tersebut. Mereka menilai laporan balik dari pihak Insanul Fahmi merupakan upaya pengalihan isu untuk mengaburkan pokok perkara dugaan perzinaan [5, 9]. Mawa menegaskan bahwa ia tetap akan melanjutkan laporannya dan tidak akan berdamai [7, 9].
Proses Hukum Berlanjut
Meskipun Insanul Fahmi telah mengakui pernikahan siri dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa tetap menuntut kejelasan mengenai kronologi kejadian dan meminta bukti otentik terkait pernikahan tersebut [8]. Mawa menyatakan bahwa rumah tangganya dengan Insanul Fahmi tidak dapat dilanjutkan dan ia akan mengakhiri pernikahannya karena suaminya tidak menunjukkan itikad baik [9].
Pihak kepolisian terus memproses laporan Wardatina Mawa, dengan total tujuh video CCTV yang diduga menjadi bukti perselingkuhan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah diserahkan [7]. Kasus ini masih terus bergulir dan menarik perhatian publik.




