Pembalap Aprilia, Jorge Martin, berhasil mengukir sejarah baru dalam perjalanannya di MotoGP 2026. Meski hanya finis di posisi ketiga pada Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen, Martin sukses menggusur rekan setimnya, Marco Bezzecchi, dari puncak klasemen sementara.

Pencapaian ini menandai perubahan drastis bagi Martin, yang beberapa bulan lalu sempat diragukan kemampuannya untuk bersaing secara kompetitif akibat cedera yang silih berganti pada akhir musim sebelumnya.

Perjalanan Martin yang Penuh Tantangan

Perjalanan Jorge Martin di MotoGP 2026 memang penuh liku. Cedera yang menghantamnya pada akhir musim lalu sempat menimbulkan keraguan besar terhadap performanya. Banyak pihak mempertanyakan apakah pembalap asal Spanyol ini mampu kembali ke level terbaiknya dan bersaing di papan atas.

Namun, dalam hitungan beberapa bulan, Martin membuktikan bahwa ia mampu bangkit. Konsistensi dan performa impresifnya di beberapa seri terakhir menjadi kunci kebangkitan tersebut, puncaknya adalah di Sirkuit Assen.

Hasil Dramatis di Sirkuit Assen

Pada balapan MotoGP Belanda 2026 yang berlangsung Senin, 29 Juni 2026, Jorge Martin memulai lomba dari posisi pole. Meski tidak berhasil mempertahankan posisi terdepan dan harus puas finis di urutan ketiga, hasil ini sudah cukup untuk mengantarkannya ke puncak klasemen.

Kemenangan di GP Belanda sendiri diraih oleh Ai Ogura, yang tampil dominan sepanjang balapan. Sementara itu, posisi kedua berhasil diamankan oleh Raul Fernandez, melengkapi podium di Sirkuit Assen.

Dengan tambahan poin dari GP Belanda, Jorge Martin kini mengoleksi total 193 poin. Angka ini menempatkannya tujuh poin di atas Marco Bezzecchi, yang sebelumnya memimpin klasemen. Bagi Martin, keberhasilan memuncaki klasemen ini merupakan pencapaian yang sulit dibayangkan mengingat kondisi fisiknya di awal musim.