Pemain Tim Nasional Kanada, Stephen Eustaquio, mengirimkan pesan tegas kepada calon lawan timnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026, yakni pemenang duel antara Belanda atau Maroko. Pernyataan ini disampaikan Eustaquio setelah ia menjadi pahlawan kemenangan Kanada atas Afrika Selatan dengan skor 1-0 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Senin (29/6/2026).

Gol spektakuler Eustaquio pada menit ke-90+2 berhasil memecah kebuntuan dan mematahkan perlawanan sengit dari Timnas Afrika Selatan di babak 32 besar. Kemenangan dramatis ini memastikan langkah Kanada ke fase gugur, di mana mereka kini menanti lawan yang akan ditentukan dari pertandingan antara dua raksasa sepak bola, Belanda dan Maroko.

Menanggapi potensi pertemuan dengan salah satu dari kedua tim tersebut, Eustaquio tidak gentar. Ia bahkan melontarkan peringatan keras. “Kami akan membuat Maroko dan Belanda melihat permainan kami. Bila mereka lulus, mereka akan menghadapi pertandingan paling berat yang akan mereka hadapi di Piala Dunia ini,” kata Eustaquio seusai laga, seperti dilansir FIFA.

Meski menjadi penentu kemenangan dengan gol tunggalnya, pemain berusia 29 tahun itu menegaskan bahwa keberhasilan timnya adalah hasil kerja keras kolektif. “Kami bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan ini,” ungkapnya. Eustaquio juga menambahkan bahwa seluruh tim bertekad mempersembahkan kemenangan ini kepada rakyat Kanada. “Kami terus percaya dan terus berjuang,” tegasnya.

Eustaquio menggambarkan momen golnya sebagai upaya bersama seluruh anggota tim. “Itu gol yang luar biasa. Saat saya menembak, rasanya semua orang ikut menendang bola bersama saya. Semua memberikan sedikit tenaga hingga akhirnya bola masuk ke gawang. Saya sangat bahagia,” ucapnya penuh semangat.

Dengan optimisme tinggi, Eustaquio yakin tim asuhan Jesse Marsch mampu melanjutkan kejutan di turnamen ini. Ia menyebut laga berikutnya akan menjadi pertandingan yang sangat menarik dan siap untuk dihadapi.