Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, resmi masuk dalam skuad Tim Nasional Indonesia yang akan berlaga di ajang FIFA Series 2026. Pemanggilan ini menjadi debut bagi kiper kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 tersebut di timnas senior.
Cahya Supriadi tidak sendiri di posisi penjaga gawang. Ia akan bersaing dan belajar bersama nama-nama besar seperti Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata yang juga dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda.
Menyambut pemanggilan perdana ini, Cahya Supriadi mengungkapkan rasa syukurnya dan langsung bergerak cepat melakukan persiapan mandiri. “Alhamdulillah sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke timnas senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih terus perlu diperbaiki,” ujar Cahya.
Kiper muda ini membawa target besar dalam kesempatan emasnya bersama Timnas Indonesia. Ia bertekad untuk memaksimalkan setiap momen untuk pengembangan dirinya. “Targetnya ingin ambil ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Ini modal penting bagi saya untuk belajar dari ahlinya bersama para senior di timnas,” tegasnya.
Cahya juga berjanji akan memberikan performa terbaiknya di setiap level kompetisi setelah kembali dari tugas negara. Ia berharap pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal penting untuk karier profesionalnya di masa mendatang.




