Perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka, Anthropic, telah membuka program beasiswa baru bernama Claude Corps. Program ini menawarkan kompensasi menarik hingga US$85 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar per tahun bagi pesertanya. Namun, bagi warga negara Indonesia, kesempatan untuk bergabung dalam program ini tampaknya belum terbuka.

Melansir laporan Tom’s Guide, Claude Corps dirancang untuk membantu berbagai organisasi nirlaba dalam mengadopsi teknologi AI guna meningkatkan efisiensi operasional. Anthropic telah menyiapkan pendanaan awal sebesar US$150 juta dan berencana merekrut total 1.000 peserta. Para peserta ini akan ditempatkan di ratusan organisasi nirlaba selama satu tahun.

Mengenal Program Claude Corps dari Anthropic

Claude Corps merupakan program fellowship yang secara spesifik dirancang untuk memberdayakan organisasi nirlaba. Tujuannya adalah membantu mereka memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam aktivitas sehari-hari.

Peserta yang berhasil lolos seleksi akan menjalani penugasan selama satu tahun di organisasi nirlaba. Tugas utama mereka meliputi identifikasi peluang otomatisasi pekerjaan dan peningkatan alur kerja menggunakan Claude, produk AI unggulan dari Anthropic. Sepanjang program, sedikitnya 400 organisasi nirlaba akan menjadi lokasi penugasan bagi para peserta.

Jadwal dan Persyaratan Pendaftaran

Anthropic menargetkan angkatan pertama yang terdiri dari 100 peserta akan mulai bertugas pada Oktober 2026. Sementara itu, masa pendaftaran program ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juli 2026.

Salah satu aspek menarik dari program ini adalah persyaratan pendaftaran yang relatif terbuka. Berdasarkan informasi dari situs resmi program yang dikutip Tom’s Guide, pelamar hanya perlu memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  • Berusia minimal 18 tahun.
  • Memiliki pengalaman kerja kurang dari dua tahun.

Anthropic juga tidak mewajibkan peserta memiliki latar belakang pendidikan formal tertentu. Pelamar tidak harus menguasai keterampilan teknis khusus seperti prompt engineering, ilmu komputer, atau bidang teknologi lainnya. Hal ini memperluas peluang bagi lebih banyak kalangan untuk mengikuti program ini.

Mengapa Warga Indonesia Belum Bisa Mendaftar?

Pertanyaan mengenai partisipasi warga Indonesia menjadi perhatian banyak pihak, mengingat kompensasi yang ditawarkan cukup besar. Namun, berdasarkan informasi yang dikutip dari sumber yang sama, kemungkinan besar warga Indonesia belum dapat mengikuti program tersebut.

Alasan utamanya adalah seluruh peserta Claude Corps akan ditempatkan di organisasi nirlaba yang beroperasi di berbagai wilayah Amerika Serikat. Selain itu, CodePath, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat, bertindak sebagai employer of record dalam program ini, yang mengindikasikan fokus penempatan di wilayah AS.