Penyerang Chelsea, Joao Pedro, akhirnya buka suara terkait kegagalannya menembus skuad final Tim Nasional Brasil untuk Piala Dunia 2026. Pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya santer diprediksi akan menjadi bagian dari skuad Selecao yang akan berlaga di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Meski menunjukkan performa yang cukup stabil bersama klubnya, nama Joao Pedro harus tersingkir dari daftar 26 pemain yang diumumkan oleh pelatih Carlo Ancelotti. Keputusan ini juga mengejutkan banyak pihak, mengingat Joao Pedro termasuk dalam daftar pemain yang cukup diunggulkan.
Selain Joao Pedro, dua kiper yang sempat diprediksi masuk skuad, Bento dan Hugo Souza, juga tidak dipanggil. Pengumuman skuad final ini menimbulkan berbagai reaksi, terutama di kalangan penggemar sepak bola Brasil.
Melalui akun media sosialnya, Joao Pedro tidak menutupi rasa kecewanya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya memberikan yang terbaik, namun mimpinya untuk membela negara di Piala Dunia belum terwujud.
“Saya mencoba memberikan yang terbaik setiap saat. Sayangnya, saya belum bisa mewujudkan mimpi membela negara saya di Piala Dunia,” tulis Joao Pedro di Instagram pribadinya.
Meski demikian, Joao Pedro menunjukkan sikap dewasa. Ia menegaskan akan tetap memberikan dukungan penuh kepada para pemain yang terpilih dan berharap Brasil dapat meraih gelar juara dunia keenam mereka.
“Mulai sekarang saya akan mendukung semua pemain yang ada di sana dan menjadi satu lagi pendukung untuk membawa gelar keenam pulang ke Brasil,” lanjutnya.
Sebelum gagal masuk skuad final, Joao Pedro sebenarnya cukup sering dipanggil oleh Carlo Ancelotti. Ia telah mencatatkan lima penampilan bersama Timnas Brasil di bawah arahan pelatih asal Italia tersebut.
Bahkan, Joao Pedro juga sempat masuk dalam skuad saat laga uji coba melawan Prancis dan Kroasia pada Maret lalu di Amerika Serikat. Namun, dari semua kesempatan tersebut, ia belum berhasil mencatatkan gol maupun assist untuk Selecao.
Pemain ini juga pernah dipanggil saat Brasil masih dilatih oleh Fernando Diniz dan Dorival Júnior. Hal ini menunjukkan bahwa Joao Pedro bukanlah nama baru di skuad timnas, namun ia belum berhasil mengunci tempat utama secara permanen.




