Lima hari pasca Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional masih terpantau tinggi. Salah satu komoditas yang harganya belum kembali normal adalah daging ayam ras, yang di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, masih menyentuh angka Rp 42.000 per kilogram.
Harga tersebut memang menunjukkan penurunan dibandingkan saat momen Lebaran, di mana daging ayam sempat mencapai Rp 48.000 per kilogram. Namun, menurut pantauan, harga saat ini masih tergolong tinggi dan belum kembali ke level normal sebelum hari raya.
Para pedagang di Pasar Sumber mengungkapkan, lonjakan harga ini dipicu oleh peningkatan permintaan yang signifikan selama Lebaran. Mereka mengaku mampu menjual hingga 5 kuintal ayam dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang melonjak.
Meski demikian, pasca-Lebaran, aktivitas jual beli di pasar tetap ramai. Daya beli masyarakat dinilai masih cukup stabil, meskipun intensitasnya tidak setinggi saat hari raya.
Pedagang memperkirakan, harga daging ayam masih akan bertahan di level yang relatif tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi pasokan dan permintaan yang belum sepenuhnya stabil menjadi faktor utama yang memengaruhi proyeksi tersebut.




