Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon terus mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program Paduka. Sistem berbasis situs web ini diklaim berhasil memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat desa, memudahkan masyarakat mengakses berbagai dokumen kependudukan.

Hingga saat ini, Disdukcapil Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 273 desa telah aktif menggunakan program Paduka atau Pelayanan Administrasi Kependudukan Kolektif Desa. Melalui sistem ini, warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen adminduk.

Paduka Lengkapi IKD dan Jangkau Rumah Sakit

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Uswandi Beta, menjelaskan bahwa Paduka juga telah diimplementasikan di tiga rumah sakit. “Paduka menjadi pelengkap IKD bagi masyarakat yang belum memiliki telepon genggam yang mendukung aplikasi digital,” ujar Uswandi.

Di rumah sakit, program ini memfasilitasi pelayanan akta kelahiran dan akta kematian, mempercepat proses pengurusan dokumen penting bagi keluarga.

Mekanisme dan Evaluasi Berkelanjutan

Uswandi menambahkan, Paduka merupakan sistem berbasis situs web yang hanya dapat diakses oleh petugas pelayanan yang telah menjalin kerja sama dengan Disdukcapil. Para petugas di tingkat desa maupun penyelenggara pelayanan lainnya akan mendapatkan bimbingan teknis komprehensif sebelum mengoperasikan sistem tersebut.

Program Paduka, yang telah berjalan sejak tahun 2022, juga dievaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kesalahan dalam pelayanan. Apabila ditemukan kendala, Disdukcapil akan segera berkoordinasi dengan pihak desa terkait untuk peningkatan kapasitas petugas atau bahkan pergantian petugas jika diperlukan.

Disdukcapil Kabupaten Cirebon menegaskan bahwa seluruh pelayanan yang diakses melalui program Paduka tidak dipungut biaya alias gratis bagi masyarakat. Pihak Disdukcapil berharap pengembangan Paduka dapat semakin mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan dan mempermudah akses warga hingga ke pelosok desa.