Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan akan menjemput Vina, warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pernikahan di China. Janji tersebut disampaikan KDM setelah berkomunikasi langsung dengan Vina melalui panggilan video.
KDM menyoroti serius kasus yang menimpa Vina. Ia berjanji akan membantu seluruh proses pemulangan Vina ke Tanah Air. “Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Vina. Saya minta dia sabar dan semangat karena proses pemulangan dari China ke Tanah Air akan segera dilakukan,” ujar Dedi Mulyadi.
Dalam kegiatan Safari Ramadan di Desa Kedungjaya, Kabupaten Cirebon, Dedi Mulyadi juga menyoroti kerentanan perempuan Jawa Barat yang kerap menjadi target para pelaku TPPO. Modus yang sering digunakan adalah janji manis pernikahan dengan tawaran mahar tinggi, yang pada akhirnya menjebak korban.
Di hadapan ribuan masyarakat Cirebon, KDM menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan Vina. Ia menjelaskan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China akan menjemput Vina. Selain itu, KDM juga berjanji akan memberikan data-data terkait kasus TPPO Vina Gombang kepada Bupati Cirebon agar pemerintah daerah dapat turut serta membantu.
Kasus TPPO yang menimpa Vina Gombang ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat luas. KDM mengimbau agar warga tidak mudah tergiur dengan janji manis berupa uang maupun mahar tinggi yang seringkali menjadi pancingan para sindikat perdagangan orang.




