Persija Jakarta akan melakoni laga terakhir mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu Semen Padang FC di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB. Meski pertandingan ini tidak lagi menentukan perebutan gelar juara, atmosfer laga diprediksi tetap panas seiring ambisi Macan Kemayoran untuk menutup musim dengan kemenangan di hadapan ribuan Jakmania.

Skuad asuhan Mauricio Souza datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan penting 3-1 atas Persik Kediri pada pertandingan sebelumnya. Hasil positif tersebut menjadi modal berharga bagi Persija untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Performa Persija Sepanjang Musim

Sepanjang musim ini, Persija memang mengalami pasang surut performa. Namun, konsistensi mereka tetap mampu menjaga posisi di papan atas klasemen hingga akhir kompetisi. Kehadiran sejumlah pemain kunci seperti Gustavo Almeida, Rayhan Hannan, Jean Mota, dan Rizky Ridho dinilai membuat permainan Persija jauh lebih agresif dibandingkan musim sebelumnya.

Dukungan penuh dari Jakmania juga selalu menjadi kekuatan besar bagi tim ibu kota setiap kali berlaga di kandang.

Ambisi Persija Tutup Musim dengan Manis

Laga kontra Semen Padang menjadi kesempatan terakhir bagi Persija untuk memberikan kebahagiaan kepada suporter sebelum kompetisi berakhir. Mauricio Souza diperkirakan akan tetap menurunkan mayoritas pemain terbaiknya demi mengamankan kemenangan dan menjaga catatan kandang yang cukup baik sepanjang musim ini.

Selain itu, beberapa pemain muda Persija juga berpeluang kembali mendapat kesempatan tampil untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan publik sendiri. Atmosfer emosional diprediksi akan sangat terasa kuat di JIS sore nanti.

Semen Padang Datang Tanpa Beban

Berbeda dengan tuan rumah, Semen Padang datang ke Jakarta dalam kondisi yang kurang ideal. Kabau Sirah telah dipastikan terdegradasi setelah menjalani musim yang berat dan penuh tekanan.

Kekalahan telak 0-7 dari Persebaya Surabaya pada laga sebelumnya menjadi pukulan besar bagi mental tim. Namun, kondisi tanpa beban ini justru bisa membuat Semen Padang bermain lebih lepas dan tanpa tekanan besar.

Mereka tetap memiliki pemain yang berpotensi memberikan ancaman melalui serangan balik cepat. Oleh karena itu, Persija wajib tetap fokus jika tidak ingin kehilangan momentum di laga kandang terakhir musim ini.