Manajemen Dewa United Banten resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jan Olde Riekerink setelah empat musim. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan tim berjuluk Anak Dewa tersebut mencapai target yang ditetapkan pada ajang Super League musim 2025/2026.

Pada musim 2025/2026, Dewa United Banten hanya mampu finis di posisi ketujuh klasemen akhir. Mereka mencatatkan 16 kemenangan, lima hasil imbang, dan 13 kekalahan sepanjang musim.

Hasil tersebut dinilai jauh dari ekspektasi manajemen, terutama mengingat investasi besar yang telah digelontorkan untuk merekrut sejumlah pemain bintang. Nama-nama seperti Nick Kuipers, Stefano Lilipaly, Hugo Gomes, hingga Edo Febriansah didatangkan untuk memperkuat skuad.

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang diberikan oleh pelatih asal Belanda tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kontribusi yang telah diberikan coach Jan,” ujar Ardian, yang lahir pada 29 April 1984.

Ardian menambahkan, “Ada banyak momen yang akan selalu kami kenang bersama, termasuk ketika klub berhasil finis sebagai runner-up Liga 1 dan tampil di kompetisi Asia.” Di bawah kepemimpinan Riekerink, Dewa United memang sempat menjadi runner-up pada musim 2024/2025.

“Dalam sepak bola, setiap perjalanan pasti memiliki akhirnya masing-masing. Hari ini kami menutup satu bab yang penuh makna dengan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi,” pungkas Ardian mengenai perpisahan dengan pelatih kelahiran 22 Februari 1963 itu.