Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan klub-klub peserta Super League akan menerima insentif khusus berupa tambahan pendanaan mulai musim depan. Apresiasi ini diberikan kepada tim yang konsisten memberikan ruang lebih besar kepada pemain lokal dalam setiap pertandingan.
Kebijakan tersebut disampaikan Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan itu juga membahas perkembangan proses naturalisasi dua pemain keturunan, Mitchell Baker dan Luke Vickery, yang menjadi bagian dari agenda PSSI.
Langkah PSSI ini hadir di tengah perdebatan publik mengenai dominasi pemain asing di kompetisi domestik. Erick Thohir menegaskan, PSSI telah merancang mekanisme untuk memastikan pembinaan pemain lokal tetap menjadi prioritas utama bagi klub-klub Super League.
Meskipun demikian, regulasi terkait kuota pemain asing tidak mengalami perubahan untuk musim mendatang. Setiap klub masih diperbolehkan mengontrak hingga 11 pemain asing dalam satu musim kompetisi. Namun, hanya sembilan pemain asing yang dapat didaftarkan untuk satu pertandingan, dengan maksimal tujuh di antaranya boleh dimainkan secara bersamaan di lapangan.
Dengan mempertahankan kuota pemain asing, PSSI berupaya menyeimbangkan kompetisi dan pembinaan. Pemberian insentif finansial diharapkan mendorong klub untuk lebih berani memainkan talenta-talenta lokal, sehingga mereka tidak tersisih dan memiliki kesempatan berkembang di level tertinggi.




