Faradhila Ayu Pramesti, mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau yang menjadi korban pembacokan oleh teman dekatnya, Reyhan Mufazzar, kini menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Setelah menjalani masa kritis dan serangkaian operasi pasca-insiden tragis pada Kamis (26/2/2026) lalu, kabar terbaru mengenai Fara kini menjadi perhatian publik, terutama terkait perubahan penampilannya.
Sebuah video yang beredar luas di berbagai platform media sosial memperlihatkan kondisi terkini Fara di ruang perawatan rumah sakit. Dalam tayangan tersebut, Fara tampak sudah sadarkan diri dan mulai mampu duduk tegak di ranjang rumah sakit.
Meski demikian, raut wajah Fara masih terlihat lesu. Sorot matanya memancarkan kecemasan, yang diduga kuat mencerminkan trauma mendalam akibat peristiwa mengerikan yang baru saja dialaminya, di mana ia diserang menggunakan kapak oleh Reyhan, teman dekatnya sendiri di kampus.
Akibat insiden pembacokan tersebut, Fara mengalami luka berat di beberapa bagian vital tubuhnya, termasuk area kepala, lengan, dan punggung. Namun, perjuangan panjangnya untuk pulih kini mulai membuahkan hasil yang positif.
Penampilan Tanpa Riasan Jadi Perbincangan
Di tengah kabar baik mengenai pemulihan kesehatannya, publik justru ramai menyoroti perubahan penampilan Fara. Dalam video yang beredar, Fara terlihat dengan wajah polos tanpa riasan, sebuah kontras yang mencolok jika dibandingkan dengan foto-fotonya sebelumnya yang kerap menampilkan dirinya dengan polesan makeup sempurna.
Banyak warganet yang berkomentar bahwa wajah Fara terlihat sangat berbeda tanpa riasan. Kendati demikian, sebagian besar netizen tetap memberikan dukungan moral, mendoakan agar Fara lekas pulih sepenuhnya dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Yang penting sehat dulu, cantik itu bonus,” tulis salah satu komentar warganet di akun gosip yang mengunggah ulang video tersebut.
“sehat-sehat fara,” tambah netizen lainnya.
“Banyak cewe yg kaya Fara, cuma blm ketauan aja. Banyak cowo yg ngerasa kaya rehan, cuma ga bawa kapak aja,” kata seorang warganet, mengaitkan kejadian tersebut dengan isu perselingkuhan yang sempat beredar.
“Buat jadi pelajaran ini semua imbas yang dia lakuin emang harus ada konsekuensi yang harus di bayar,” sahut warganet lain, menyoroti konsekuensi dari perbuatan.
“Mendua adalah hal yg salah, melukai smpai berdarah juga salah, jdi sma² salah,” ujar warganet lainnya, mencoba melihat kedua sisi permasalahan.




