DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik akan menggelar turnamen esport bertajuk Barata Ngabuburit Championship 2026 pada 8 Maret 2026. Ajang ini hadir sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan industri esport yang kini menjadi salah satu sektor kreatif yang digemari generasi muda.

Turnamen tersebut membuka kesempatan bagi para gamer muda untuk berkompetisi dalam dua cabang populer, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan eFootball (PES). Inisiatif ini diharapkan menjadi wadah bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan strategi, mekanik permainan, serta membangun mental kompetitif di dunia esport.

Mendorong Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Digital

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyatakan bahwa turnamen ini lebih dari sekadar kompetisi bermain game. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pengembangan sumber daya manusia di era digital.

“Lebih dari sekadar bermain game, kegiatan ini membawa misi strategis untuk mengubah stigma bahwa game hanya hiburan. Faktanya, esport bisa melahirkan prestasi bahkan peluang karier yang menjanjikan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yani.

Fandi Akhmad Yani menambahkan, esport juga berpotensi menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda. Nilai-nilai seperti kedisiplinan, ketangguhan, kerja sama tim, dan literasi teknologi dianggap penting dalam membentuk atlet profesional yang mampu bersaing di level nasional maupun global.

Sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan, turnamen ini membatasi usia peserta maksimal 21 tahun. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaring talenta muda lokal sejak dini, sekaligus memberikan ruang bagi generasi Z untuk berkembang dalam ekosistem esport.

“Pembinaan berkelanjutan menjadi fokus utama. Kami ingin menjaring potensi lokal agar ke depan muncul atlet esport dari Gresik yang mampu bersaing di panggung yang lebih besar,” jelasnya.