Nama Andhika Sudarman, pendiri platform pengembangan talenta muda SejutaCita Future Leaders (SFL), tengah menjadi sorotan publik. Ia menghadapi tuduhan serius terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan peserta programnya, termasuk anak di bawah umur, yang mencuat pada akhir Februari 2026.

Isu ini pertama kali dipublikasikan melalui akun Instagram @matchagreen1001, yang menjadi wadah bagi sejumlah peserta program SFL untuk membagikan pengalaman tidak menyenangkan mereka. Pengakuan tersebut mengaitkan Andhika Sudarman (AS) sebagai terduga pelaku atas serangkaian interaksi tidak pantas selama kegiatan program.

Tuduhan yang dilayangkan bervariasi, mulai dari keluhan teknis penyelenggaraan program hingga dugaan interaksi tidak pantas dalam sesi mentoring. Para peserta mengaku menerima komentar yang menyinggung fisik, pilihan berpakaian, hingga candaan bernuansa seksual yang dinilai tidak relevan dengan tujuan pengembangan akademik dan karier.

Menanggapi riuhnya pemberitaan dan tudingan tersebut, Andhika Sudarman angkat bicara. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya, ia dengan tegas membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“Saya tidak pernah melakukan, ataupun berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi terhadap anak di bawah umur,”

tulis Andhika dalam klarifikasinya. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses klarifikasi dan membuka ruang bagi verifikasi independen terhadap seluruh tuduhan yang beredar. Sebagai langkah antisipasi, pengelolaan program SejutaCita Future Leaders (SFL) disebut telah dialihkan kepada pimpinan lain demi menjaga objektivitas.

Profil dan Rekam Jejak Andhika Sudarman

Andhika Sudarman dikenal sebagai seorang pengusaha muda di bidang teknologi pendidikan (edtech) dan pengembangan sumber daya manusia. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang gemilang, termasuk dari Harvard University.

  • Pendidikan:
    • S1 Ilmu Hukum: Universitas Indonesia
    • Master of Laws (LL.M.): Harvard Law School, Harvard University, melalui beasiswa LPDP. Selama di Harvard, ia meraih Dean’s Award for Community Leadership dan dipercaya sebagai Class Marshal Elect HLS Class of 2020.
  • Karier dan Jejak Profesional:
    • Founder & CEO SejutaCita Future Leaders (SFL): Komunitas dan program pengembangan yang menyasar pelajar dan mahasiswa, menyediakan akses beasiswa, kompetisi, dan pengembangan diri.
    • Founder & CEO Dealls: Platform pencarian kerja, pembuat CV, dan mentoring karier.
    • Founder & CEO KantorKu HRIS: Sistem teknologi manajemen sumber daya manusia (HR Tech) berbasis digital.

Selain kesibukannya di dunia startup, Andhika juga dikenal sebagai penulis buku-buku pengembangan diri dan pendidikan yang populer di kalangan pelajar, seperti Kitab Suci Kuliah dan Masuk PTN itu Gampang?.

Terkait keyakinan yang dianutnya, berdasarkan berbagai sumber dan informasi publik yang beredar, belum ditemukan informasi mengenai agama Andhika Sudarman.

Polemik yang Mencoreng Citra

Tuduhan pelecehan seksual ini jelas menjadi noda hitam di tengah reputasi cemerlang yang selama ini dibangun Andhika Sudarman. Sejumlah peserta SFL dalam unggahan @matchagreen1001 menceritakan pengalaman detail, mulai dari masalah teknis perjalanan ke Beijing dan Shanghai, seperti pembatalan kunjungan universitas, kondisi hotel kurang memadai, hingga perubahan tiket kereta cepat yang memaksa peserta berdiri berjam-jam.

Namun, sorotan paling tajam tertuju pada sesi mentoring yang dipandu langsung oleh Andhika. Para peserta mengaku sesi yang berlangsung hingga larut malam itu kerap diisi dengan pembahasan di luar konteks pengembangan diri, seperti komentar tentang fisik, pakaian, hingga hubungan romantis, yang menimbulkan rasa tidak nyaman.