Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil meringkus tujuh anggota gangster yang terlibat dalam aksi pengeroyokan di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) saat malam Ramadhan. Lima dari tujuh tersangka ditangkap terkait insiden pengeroyokan seorang pengendara motor, sementara dua lainnya diamankan atas kasus serupa di lokasi berbeda.

Peristiwa pengeroyokan yang melibatkan lima tersangka utama terjadi pada 22 Februari 2026. Korban, IAM (19), bersama temannya berinisial Y, sedang dalam perjalanan pulang kerja mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah. Saat melintas di pintu masuk GKB sebelah utara, mereka berpapasan dengan segerombolan orang yang diduga gangster.

Ketika korban hendak mendahului gerombolan tersebut, sepeda motornya tiba-tiba ditendang hingga menabrak bundaran GKB dan terjatuh. “Setelah jatuh, korban dikeroyok oleh gerombolan orang tersebut,” terang Kanit Remob Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf, Jumat (6/3/2026).

Setelah dikeroyok, korban berhasil melarikan diri ke seberang jalan menuju Indomaret. Gerombolan gangster sempat mengikuti masuk ke Indomaret sebelum akhirnya pergi meninggalkan korban. “Selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gresik dan dibuatkan pengantar VER,” tambah Ipda Andi.

Tim Resmob Polres Gresik segera melakukan penyelidikan intensif. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku diketahui berada di wilayah Manyar. “Para pelaku kemudian berhasil kami amankan. Mereka berasal dari Kecamatan Manyar. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Ipda Andi.

Lima tersangka utama yang diringkus adalah FKH (23) asal Manyar, Gresik, yang berperan memukul korban; CH (20) asal Manyar, yang menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motor; MFA (18), yang juga menendang korban; MDN (18), yang menendang dan memukul sepeda motor korban dengan batu; serta DA (17), yang menendang sepeda korban.

Selain kelima tersangka tersebut, pihak kepolisian juga menetapkan dua orang tersangka lain yang terlibat dalam kasus pengeroyokan berbeda namun terjadi di malam Ramadhan yang sama.