Proses perceraian antara selebritas Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi kembali menarik perhatian publik. Sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, pada Rabu (25/3/2026) menghadirkan momen emosional sekaligus simbolis dari pihak penggugat.

Dalam agenda mediasi tersebut, Wardatina Mawa tampil mencuri perhatian. Ia mengenakan busana muslim berwarna putih yang ternyata merupakan pakaian yang pernah dikenakan saat prosesi akad nikah dengan Insanul Fahmi.

Melalui unggahan di media sosialnya, Mawa mengungkap makna mendalam di balik pilihan busana tersebut. Ia menyebut baju putih itu masih menyimpan kenangan tentang janji suci yang pernah mereka ikrarkan bersama.

“Baju warna putih ini masih menyimpan gema akad itu, setiap detiknya seperti mengulang kata ‘selamanya’ yang pernah kita yakini,” tulis Mawa, mengutip unggahannya.

Namun, di balik kenangan tersebut, Mawa juga menyiratkan proses penerimaan diri. Ia menyadari bahwa tidak semua janji dapat bertahan menghadapi realitas kehidupan.

“Namun hari ini aku belajar, bahwa bahkan janji yang paling suci pun bisa luruh oleh waktu dan kenyataan yang tak bisa kita lawan,” lanjutnya.

Pilihan busana itu disebut Mawa sebagai cara untuk berdamai dengan masa lalu, alih-alih menjadi sindiran bagi pihak lain.

Sebelumnya, sidang mediasi antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi telah dinyatakan gagal. Keduanya sepakat untuk bercerai, namun masih memperdebatkan tuntutan nafkah.

Proses perceraian ini juga diwarnai berbagai dinamika, termasuk pernyataan Insanul Fahmi yang sempat menyebut tindakan Mawa sebagai “pencitraan.” Selain itu, unggahan Mawa mengenai kebersamaan dengan anak saat Lebaran 2026 juga sempat membuat Insanul Fahmi menangis.