Masjid Thohiron Mubarokan di Gresik menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang menunjukkan pembagian amplop kepada jemaah usai salat Tarawih viral di media sosial. Pengurus masjid, atau takmir, membenarkan kejadian tersebut dan memberikan penjelasan mengenai praktik sedekah yang telah berlangsung lama.
Ketua Takmir Masjid Thohiron Mubarokan, H Choirul Anwar, mengonfirmasi kebenaran video yang beredar. “Betul yang beredar di media sosial baru-baru ini di masjid ini,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (24/2/2026).
Masjid yang berlokasi di Jalan Bumi Permai No.1, Sembayat Timur, Karangrejo, Manyar, Gresik ini diresmikan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pada tahun 2023. Masjid ini dimiliki oleh Thohiron, seorang pengusaha batu bara asal desa setempat yang dikenal dermawan, serta memiliki konsep bangunan yang unik.
H Choirul Anwar menjelaskan bahwa tradisi pemberian sumbangan kepada jemaah ini sudah ada sejak masjid didirikan pada tahun 2002. Sumbangan sedekah tersebut berasal dari Thohiron. “Sumbangan itu tidak setiap hari, tergantung amanah dar pak Thohiron. Kadang sebulan 4 kali. Terkandung yang bersangkutan. Bahkan juga ada di luar bulan puasa,” terangnya.
Terkait nominal uang yang sempat disebut-sebut mencapai Rp300 dalam video viral, H Choirul Anwar membantah angka tersebut. “Saya rasa tidak sampai segitu nominalnya. Untuk nominal tidak kami kenankan untuk dipublish. Tak melulu uang, kadang juga sembako,” jelasnya.
Selain pembagian amplop, selama bulan Ramadan, Masjid Thohiron Mubarokan juga rutin menyediakan hidangan buka puasa bersama. Setiap harinya, masjid ini menyiapkan antara 250 hingga 300 porsi makanan untuk jemaah.




