Ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2026 Seri 2 di Malang sukses melahirkan juara baru di kategori KU-10 dan KU-12, sekaligus menunjukkan geliat positif sepak bola putri di kota tersebut. Turnamen yang berakhir Minggu (24/5) di Stadion Gajayana ini menjadi bukti perkembangan talenta muda.

Pada kategori KU-10, SDN Tulungrejo 02 berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1. Sementara itu, di kategori KU-12, SDN Lowokwaru 3 tampil sebagai pemenang usai menundukkan SDN Pandanlandung 3-0.

Salah satu bintang yang mencuri perhatian adalah Adelice Maureen Hanum Faisal dari SDN Lowokwaru 3 di KU-12. Adelice dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan fantastis 36 gol sepanjang turnamen.

Pelatih MLSC 2025/26, Timo Scheunemann, menyatakan kegembiraannya melihat potensi yang ada di Malang. Menurutnya, meski baru dua kali digelar, perkembangan sepak bola putri di kota ini sudah sangat menjanjikan.

Timo Scheunemann menegaskan, “Malang baru dua kali menggelar MLSC, namun perkembangannya sudah terlihat baik, dari jumlah pemain maupun kualitas pemain.” Ia menambahkan bahwa beberapa pemain yang tampil di final KU-12 bahkan diproyeksikan untuk memperkuat tim Malang All-Star.

Tim Malang All-Star tersebut rencananya akan berlaga di Kudus pada akhir Juni mendatang, menunjukkan jalur pembinaan yang berkelanjutan bagi para talenta muda. Geliat sepak bola putri, khususnya di kelompok usia KU-10 dan KU-12, semakin terasa di Kudus dan Malang berkat kehadiran MilkLife Soccer Challenge. Ajang ini diharapkan terus menjadi wadah pengembangan bakat-bakat muda sepak bola putri Indonesia.