Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bergerak cepat membenahi Stadion Si Jalak Harupat yang telah ditunjuk sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Langkah ini dilakukan menyusul rampungnya proses investigasi dan asesmen menyeluruh oleh tim penilai dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, mengonfirmasi bahwa tim PSSI telah menyelesaikan tugasnya di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) pada Kamis (9/7) kemarin. “Baru selesai investigasi dan asesmen oleh tim PSSI di SJH,” kata Dicky saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Dicky menjelaskan bahwa hasil evaluasi mendalam mengenai kelayakan stadion belum dapat disampaikan secara resmi kepada publik. “Hasil evaluasi belum disampaikan, dilaporkan nanti pada saat penetapan lokus dengan stadion lain yang akan digunakan,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan sementara dari asesmen tersebut, Dicky menyebutkan ada sejumlah sektor fasilitas di SJH yang masuk daftar pembenahan agar memenuhi standar kompetisi. “(Catatannya) banyak. Mulai dari listrik, lampu lapangan, rumput, sanitasi, hingga fasilitas ruang pemain, wasit, ofisial, media, dan lain-lain,” paparnya.

Menyikapi temuan dan catatan dari tim PSSI, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dispora tidak membuang waktu. Dicky menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah-langkah renovasi untuk memastikan seluruh fasilitas penunjang berada dalam kondisi prima saat turnamen Piala Presiden 2026 dimulai. “Iya, sedang kami perbaiki,” ucapnya, memastikan komitmen pembenahan stadion.