Persib Bandung memilih pendekatan berbeda dalam menghadapi Piala Presiden 2026. Alih-alih memburu hasil instan, turnamen pramusim ini justru dimanfaatkan sebagai ajang untuk membangun fondasi kekuatan tim menjelang musim kompetisi yang jauh lebih menantang.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan bahwa timnya tidak menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai tolok ukur keberhasilan. Fokus utama Maung Bandung adalah memastikan seluruh pemain mencapai kondisi fisik dan kebugaran terbaik sebelum memasuki kompetisi resmi.
Strategi Jangka Panjang Hadapi Jadwal Padat
“Kami tidak memasang target khusus di Piala Presiden. Turnamen ini kami manfaatkan sebagai bagian dari proses membangun kebugaran tim,” ucap mantan asisten Bojan Hodak itu, Kamis (9/7/2026).
Pelatih asal Kroasia tersebut menjelaskan, Persib akan menghadapi jadwal pertandingan yang jauh lebih padat dibandingkan musim sebelumnya. Oleh karena itu, staf pelatih telah menyusun program latihan yang berorientasi jangka panjang, ketimbang mengejar kemenangan di turnamen pramusim.
Menurut Tolic, kesiapan tim untuk menghadapi agenda besar yang akan dimulai pada September mendatang jauh lebih krusial. Persib Bandung harus membagi konsentrasi karena akan bersaing di empat ajang berbeda, termasuk AFC Champions League Two. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga performa tim tetap stabil sepanjang musim.




