Legenda bulu tangkis putri Indonesia, Susi Susanti, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam menangani kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual yang menimpa sejumlah atlet panjat tebing di pusat pelatihan nasional (pelatnas).

Susi Susanti mengaku sangat prihatin mendengar kabar tersebut. Sebagai mantan atlet yang pernah berjuang mengharumkan nama bangsa, ia memahami betul dedikasi para atlet yang menjalani latihan intensif demi meraih gelar juara untuk Indonesia.

Lingkungan Aman untuk Atlet adalah Mutlak

Menurut peraih medali emas Olimpiade Barcelona ini, lingkungan pelatnas haruslah kondusif, menjamin keamanan dan keselamatan atlet, serta memberikan ruang untuk berkembang. Hal ini menjadi mutlak dan tidak bisa ditawar.

“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet. Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional, maka sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan seperti ini,” ujar Susi Susanti.

Ia menambahkan bahwa harapan semua atlet untuk lingkungan yang aman kini ternoda oleh ulah terduga pelaku, yang merupakan mantan pelatih kepala cabor panjat tebing.

Menpora Erick Thohir Beri Dukungan Penuh

Susi Susanti secara khusus mengapresiasi upaya Menpora Erick Thohir yang bergerak cepat memberikan dukungan kepada atlet korban untuk meneruskan kasus ini ke jalur hukum. Selain itu, Menpora juga memastikan perlindungan dan keamanan bagi para korban yang berani melaporkan.

Langkah Menpora Erick yang membuka saluran pengaduan khusus bagi korban kekerasan seksual di kalangan atlet melalui pengaduan.atlet@kemenpora.go.id juga dinilai Susi sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan atlet.

“Saya mengapresiasi langkah dan komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang menunjukkan keberpihakan pada perlindungan atlet. Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.