Arus mudik Lebaran di sejumlah jalur utama Pantura Indramayu terpantau lebih lengang pada Sabtu, 21 Maret 2026, atau H-1 Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini berbeda dari puncak arus mudik yang biasanya terjadi beberapa hari sebelumnya, dan dimanfaatkan oleh sebagian pemudik yang sengaja menunda keberangkatan.
Strategi memilih waktu keberangkatan yang lebih dekat dengan Lebaran ini dilakukan untuk menghindari kemacetan panjang yang kerap melanda jalur-jalur utama. Pemudik berharap perjalanan mereka menjadi lebih nyaman, efisien waktu, dan tidak terlalu menguras tenaga.
Seorang pemudik bernama Roni mengungkapkan, dirinya sengaja memilih berangkat mendekati hari Lebaran. Ia beralasan, keputusan ini diambil setelah melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang kerap diwarnai kemacetan parah. “Dengan strategi ini, perjalanan terasa lebih cepat dan tidak terlalu melelahkan,” kata Roni.
Roni memulai perjalanan mudiknya dari Bekasi menuju Cirebon pada pukul 10.00 WIB dan sempat beristirahat di wilayah Pantura Indramayu sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum menempuh perjalanan, ia mengaku telah mempersiapkan kondisi tubuh agar tetap sehat, demi perjalanan yang aman dan nyaman.
Meskipun terpantau lengang, diperkirakan arus kendaraan masih akan terus mengalir hingga malam takbiran. Petugas kepolisian dan instansi terkait tetap bersiaga penuh di sepanjang jalur mudik untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik menuju kampung halaman.




