Sebuah rumah milik nenek Sumarti (67) di Dusun Legundi, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, dibobol maling pada Rabu (25/2/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, perhiasan emas dan uang tunai senilai total Rp20,7 juta raib digondol pelaku.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku diduga memanfaatkan situasi rumah yang sepi lantaran ditinggal pemiliknya menunaikan salat tarawih.
“Korban pulang dari mushola sekitar pukul 20:00 WIB mendapati pintu kamar sudah dalam keadaan rusak dan terbuka,” kata Kompol Musihram pada Sabtu (27/2/2026).
Selain pintu kamar, pintu lemari korban juga ditemukan rusak dan isi pakaian di dalamnya berantakan. Setelah diperiksa, sejumlah barang berharga yang disimpan di lemari telah hilang.
Barang berharga yang lenyap meliputi satu gelang emas model setengah rantai dan plat seberat kurang lebih 15 gram, serta satu kalung polos beserta liontin seberat kurang lebih 6 gram. Uang tunai sebesar Rp700 ribu yang tersimpan di dompet juga turut hilang.
“Total kerugian ditaksir yang dialami korban mencapai Rp20,7 juta,” ungkap Kompol Musihram.
Peristiwa pencurian ini telah dilaporkan korban ke Polsek Driyorejo. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku. Beberapa saksi dari warga setempat dan korban telah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian Driyorejo.




